“Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? Aku tahu. Hidup ini sungguh aneh, juga tidak adil. Suatu kali hidup melambungkanmu setinggi langit, kali lainnya hidup menghempaskanmu begitu keras ke bumi. Ketika aku menyadari dialah satu-satunya yang paling kubutuhkan dalam hidup ini, kenyataan berteriak di telingaku dia juga satu-satunya orang yang tidak boleh kudapatkan.”
― Ilana Tan, Autumn in Paris
I’am an idealist but I know where to go
(Source: leilockheart, via zarryhendrik)
Kemudian ketika menulis ini, akhirnya kamu berpikir bahwa “oh, bosan jatuh cinta karena pernah diselingkuhi?” “Hmm. Tidak juga.” Begitu saya menjawab. Toh selingkuh tetap adalah keputusan dan itu bukan kesalahan. Karena hal tersebut dilakukan dengan sadar. Dan segala sesuatu yang dilakukan dengan sadar memerlukan akal sehat. Pertanyaannya: jika akalnya sehat, berarti hatinya yang sakit? Yang satu ini tak usah kamu jawab. Biar yang bersangkutan yang menjawab. source: diambil dari perempuansore http://perempuansore.blogspot.com/2011/09/new-york.html
Aya : “air mata saya sudah kering”
Azam : “Jika semuanya menjadi terlalu buruk. maka saya akan menggantikan kamu menangis”
Ps : labil sih, tapi ini beberapa dari sinema indonesia qualified yang saya suka
"